Sertifikat Digital dan Passphrase

  • Sertifikat Digital dan Passphrase adalah semacam pengaman yang digunakan untuk memastikan hanya Subjek Hukum yang berhak lah yang bisa melakukan upload data faktur (transaksi data elektronik via internet).

  • Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik).

  • Sertifikat Elektronik berbentuk file soft copy (ekstensi file .p12), tidak perlu dicetak ataupun di modifikasi apapun. Contoh file Sertifikat Elektronik: XXXXXXXXXXXXXXX.p12. Nama file tersebut secara otomatis adalah NPWP 15 digit untuk masing-masing PKP.

  • Sertifikat elektronik diberikan kepada PKP setelah mengajukan permintaan dan menyetujui syarat dan ketentuan yang ditetapkan (Pasal 9A ayat (2) PER-17/PJ/2014). Persyaratan tersebut yaitu:

No

Nama Dokumen

1

Surat Permintaan Sertifikat Elektronik


Persyaratan Surat Permintaan Sertifikat Elektronik:

2

Asli SPT Tahunan PPh Badan

3

Asli bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT Tahunan PPh Badan

4

Asli KTP/Paspor/KITAS/KITAP*) Pengurus

5

Fotocopy KTP/Paspor/KITAS/KITAP*) Pengurus

6

Asli Kartu Keluarga Pengurus

7

Fotocopy Kartu Keluarga Pengurus

8

Softcopy pas foto terbaru Pengurus

9

Nama Pengurus tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan


Dalam hal nama Pengurus tidak tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan:

10

Asli Surat Pengangkatan Pengurus

11

Asli Akta Pendirian Perusahaan

12

Asli Penunjukan sebagai BUT/Permanent Establishment dari perusahaan induk di luar negeri

13

Fotocopy Surat Pengangkatan Pengurus

14

Fotocopy Akta Pendirian Perusahaan

15

Fotocopy Penunjukan sebagai BUT/Permanent Establishment dari perusahaan induk di luar negeri


Dalam hal pemohon adalah PKP cabang:

16

Fotocopy SPT Tahunan PPh Badan pusat

17

Asli penunjukan dari pengurus pusat untuk PKP cabang

18

Fotocopy penunjukan dari pengurus pusat untuk PKP cabang


Dalam hal pemohon adalah PKP bentuk kerja sama operasi:

19

Fotocopy SPT Tahunan PPh Badan anggota bentuk kerja sama operasi

20

Asli akta kerja sama operasi

21

Fotocopy akta kerja sama operasi

Catatan: Permohonan Sertifikat Elektronik ditandatangani dan disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan

secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain

(angka 5 PENG-3/PJ.02/2014 dan angka 5 S-1314/PJ.02/2014)

  • Saat mengurus sertifikat, petugas dari KPP akan meminta Pengurus PKP untuk membuat sendiri Passphrase. Passphrase adalah kata sandi yang berfungsi sebagai pengaman file Sertifikat Digital (dapat dibuat dengan karakter apa saja, bebas). Dinamakan Passphrase dengan tujuan untuk menghindari kesamaan istilah dengan Password Enofa yang sebelumnya telah diberikan. Setiap akan menggunakan/mengimpor/mengkonfigurasi Sertifikat Digital, selalu akan diminta untuk menuliskan Passphrase tersebut.

  • Passphrase bebas dibuat sendiri oleh Pengurus (wakil PKP) ketika mengajukan Sertifikat Elektronik. Sangat disarankan untuk tetap mengingat atau mencatat Passphrase yang telah dibuat, karena apabila lupa maka harus mengulang seluruh prosedur permintaan sertifikat elektronik lagi seperti pengajuan baru.

  • Dalam prakteknya, Sertifikat Digital mempunyai 2 (dua) fungsi, yang pertama yaitu untuk menjalankan aplikasi e-Faktur, dan yang kedua yaitu untuk memperoleh layanan jatah NSFP online melalui web Enofa (https://efaktur.pajak.go.id/pkp/home).

  • Sertifikat Elektronik didesain sebagai pengaman untuk melakukan transaksi data secara online. Maka pihak yang diijinkan untuk mengurus dan akhirnya diberikan file Sertifikat Elektronik hanya pihak yang secara hukum sah sebagai wakil PKP. Dalam hal PKP adalah Badan Hukum maka yang sah mewakili adalah salah satu Pengurusnya. Maka kesimpulannya sudah jelas bahwa tidak harus Direkturnya langsung yang hadir ke KPP untuk mengurus Sertifikat Elektronik, yang penting adalah bahwa dia termasuk ke dalam definisi Pengurus. Namun, tidak dilarang juga jika Direkturnya yang ikut datang.

  • Surat Permintaan Sertifikat Elektronik dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik ditandatangani dan disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain (angka 5 PENG-3/PJ.02/2014).

  • Pengurus adalah:

    1. orang yang nyata-nyata mempunyai wewenang ikut menentukan kebijaksanaan dan/atau mengambil keputusan dalam menjalankan perusahaan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang KUP; dan

    2. namanya tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan tahun pajak terakhir yang jangka waktu penyampaiannya telah jatuh tempo pada saat pengajuan surat permintaan sertifikat elektronik.

  • Dalam hal pengurus namanya tidak tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan tersebut, maka pengurus tersebut harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy:

    1. surat pengangkatan pengurus yang bersangkutan; dan

    2. akta pendirian perusahaan atau asli penunjukan sebagai BUT/permanent establishment dari perusahaan induk di luar negeri.

  • Dalam hal pengurus merupakan Warga Negara Asing, pengurus harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

  • Setelah permohonan disetujui oleh KPP, Pengurus dapat mengunduh file Sertifikat Digital melalui web Enofa pada menu Download Sertifikat Digital. Sedangkan untuk Passphrase, Pengurus akan mendapatkan salinannya dalam email (sesuai alamat email yang sebelumnya telah didaftarkan) berupa file berjenis PDF/Adobe Acrobat Document dengan nama file 15 digit NPWP yang dapat dibuka dengan memasukan Password Enofa.

efaktur_sertifikat_elektronik_ss

 

Author: @infoefaktur

Artikel ditulis oleh @infoefaktur

16 thoughts on “Sertifikat Digital dan Passphrase

  1. Malam Admin, mau nanya kapan perpanjangan sertifikat digital boleh diajukan? Misal sertifikat digital akan expired bln Juli 2018. Apakah 2 / 3 bulan sebelumnya sudah boleh mengajukan perpanjangan ke KPP bersangkutan? Misal bulan Mei 2018 sy sudah mulai mengajukan, dan sertifikat digital sudah berhasil diterbitkan pada bulan Juni.
    Pertanyaan 1: apakah sertifikat digital baru tsb langsung diimpor ke dalam Aplikasi E-Faktur dan browser yg digunakan (untuk pengajuan NSFP Online) atau menunggu sampai sertifikat lama expired baru diimpor sertifikat digital baru tsb?
    Pertanyaan 2: untuk pasphrase apakah boleh diganti passphrase baru saat pengajiuan perpanjangan sertifikat digital (misal sy lupa pasphrase lama) atau harus menggunakan pasphrase lama seperti pengajuan sertifikat digital pertama?
    Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengecheck tanggal expired untuk sertifikat digital?

    1. Pengajuan permintaan sertifikat dapat diajukan tanpa menunggu expired date.
      Setelah menerima sertifikat baru maka yang akan digunakan adalah file yang baru.
      Saat pengajuan sertifikat penulisan passphrase bebas saja, tidak ada hubungan dengan sebelumnya.

      Untuk melihat tanggal expired, bisa menggunakan web enofa, dan pilih Download sertifikat, kemudian muncul halaman syarat dan ketentuan, dan scroll kebawah kemudian klik “OK”.

    1. Tidak perlu reset, silahkan cek passphrase di inbox email sesuai alamat email yang didaftarkan saat mengajukan sertifikat, cari email yang judulnya sertifikat elektronik, buka attachment file nya

  2. Dear admin,
    saya mau tanya nih, bagai mana cara menginput sertivikat digital ulang ya ? soalnya kemarin waktu saya mau proses upload saya diminta memasukkan sertifikat dan setelah saya memasukkan sertifikanya ternyata saya salah sertifikat . Mohon bantuannya ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *