• Tahap awal yang harus dilakukan oleh PKP adalah mengajukan permohonan untuk mendapatkan Kode Aktivasi dan Password Enofa (diajukan dalam satu surat) ke KPP tempat PKP terdaftar. Persetujuan Kode Aktivasi diberikan melalui Surat Pemberitahuan Kode Aktivasi yang dikirim via pos ke alamat PKP. Hal ini ditujukan untuk menguji kebenaran alamat korespondensi PKP. Sedangkan, pemberitahuan Password Aktivasi/Enofa disampaikan melalui Surat Elektronik/email sesuai dengan alamat email yang didafarkan PKP. Tidak diperlukan persyaratan khusus untuk mengajukan permohonan ini, cukup mengisi dan menyampaikan formulir permohonan.

  • Setelah menerima keduanya, gunakan Password Enofa untuk mengakses alamat web Enofa pada URL https://efaktur.pajak.go.id/login. Pada halaman tersebut akan ditemui data Profil PKP dan berbagai data terkait lainnya, serta menu untuk mengubah data sekunder seperti alamat email yang didaftarkan.

  • Kode Aktivasi juga dapat di cek melalui web Enofa dengan masuk ke Menu Profile User. “Kode Aktivasi” digunakan untuk Regiter ETaxInvoice untuk yang pertama kalinya, sedangkan isian “Kode Aktivasi Efaktur Desktop” hanya akan digunakan jika User pernah melakukan Reset Aplikasi Client.

    enofa_ss_kode_aktivasi

  • Password Aktivasi/Enofa dapat dicek kembali pada inbox email sesuai alamat email yang didaftarkan. Email otomatis dikirimkan dari sistem efaktur DJP setelah mendapatkan persetujuan dari petugas KPP. Nama pengirim email adalah efaktur@pajak.go.id dengan nama Subject Permohonan Kode Aktivasi.

  • Di dalam menu Profile User pada web Enofa juga tersedia pilihan untuk melakukan perubahan Password Enofa dan juga perubahan alamat email. Kedua hal tersebut memang diberikan kebebasan untuk diubah sendiri sesuai kondisi dan kebutuhan PKP. Namun, disarankan untuk tidak perlu mengubahnya demi meminimalisir kekeliruan dan konsekuensi lanjutan atas perubahan tersebut.

 

  • Beberapa peraturan yang terkait dengan Kode Aktivasi, Password Enofa, Sertifikat Digital dan Passphrase, yaitu:

  • Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-20/PJ/2014 tentang tata cara permohonan kode aktivasi dan password, permintaan aktivasi akun pengusaha kena pajak dan sertifikat elektronik, serta permintaan, pengembalian, dan pengawasan nomor seri faktur pajak; dan

  • Pengumuman Direktur Peraturan Perpajakan I DJP Nomor PENG-3/PJ.02/2014 (tanggal 19 Desember 2014) tentang syarat dan ketentuan pemberian sertifikat elektronik.

Author: @infoefaktur

Artikel ditulis oleh @infoefaktur

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on google
Google+
Share on linkedin
LinkedIn

Tinggalkan Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of